Dua jalan menyimpang disebuah hutan,.....
Dan Aku,.....
Aku melalui jalan yang tak banyak dilalui orang.
Dan ternyata,.....
Aku menemukan banyak hal disana.
Untuk menjadi orang kreatif, kita harus memiliki pola pikir yang "terbalik-balik" (menurut saya lho); kalau orang lain berpikir A, maka kita harus mulai dari Z, demikian sebaliknya. Demikian pula, jika orang menempuh jalan melalui Barat, kita coba melalui Tenggara misalnya.
Banyak hal dalam hidup ini yang sebenarnya bisa menjadi contoh buat kita. Seminggu yang lalu saya berkunjung ke rumah seorang sahabat lama, dia sedang membangun rumahnya plus dengan garasi yang cukup luas. Beliau orang Makasar. Karena tahu, dia belum memiliki kendaraan roda empat; saya pun bertanya "Untuk apa lu buat garasi segini besar ? Emangya lu rencana beli mobil apa ?".
"Gue belum punya mobil sekarang, & belum ada sedikitpun cadangan tabungan untuk beli mobil dalam waktu dekat; tapi dengan gue bangun garasi ini, maka setiap hari gue akan terus terpikir dan termotivasi untuk "mengisi" garasi ini dengan mobil".
Look !
Dia telah berpikir diluar yang biasa orang pikir. Orang biasanya akan beli mobiil dulu, baru mikir untuk bangun garasi, dia berpikir sebaliknya; dan dengan yang dia lakukan itu, dia telah menumbuhkan motivasi hidup yang luar biasa.
Teman, saya yakin (Insya Allah) keinginan anda akan segera terkabul; karena anda telah berniat ! Amien.
Saturday, January 24, 2009
FLY LIKE AN EAGLE
Diusia saya yang sudah tidak muda lagi kini, musik rock masih menjadi salah satu penyemangat berikutnya setelah kasih sayang keluarga. Fly on your wing, like an eagle......penggalan syair salah satu group band favorit saya Iron Maiden; pagi ini telah menyentak saya untuk "Menjadi Elang"....yah....menjadi ELANG.
Hidup selalu dihadapkan pada 2 pilihan, ya atau tidak, hitam atau putih, berubah atau stagnan, dst....dst....
Terpikir pagi ini oleh saya, kamu mau jadi Elang atau Ayam ??? (Pilihan lagi).
Ayam hidup "dibawah", bisa berbagi (sharing) dengan "banyak orang"; tidak takut "jatuh"; mudah "bersembunyi"; dan seterusnya, dan seterusnya (yang banyak disukai "orang kebanyakan" (ordinary people).
Sementara, Elang.
Dia hidup "diketinggian"; banyak terpaan, cobaan, & rintangan yang dihadapi; tapi......
Dia bisa melihat jauh lebih luas dibandingkan ayam, bisa lebih tegar dibandingkan sekumpulan ayam.
Kembali lagi, hidup ini adalah pilihan.
Anda mau menjadi (sekedar) orang biasa-biasa (ordinary people) atau anda ingin menjadi orang luar biasa (extraordinary people).
Silahkan memilih jalan hidup anda.
Hidup selalu dihadapkan pada 2 pilihan, ya atau tidak, hitam atau putih, berubah atau stagnan, dst....dst....
Terpikir pagi ini oleh saya, kamu mau jadi Elang atau Ayam ??? (Pilihan lagi).
Ayam hidup "dibawah", bisa berbagi (sharing) dengan "banyak orang"; tidak takut "jatuh"; mudah "bersembunyi"; dan seterusnya, dan seterusnya (yang banyak disukai "orang kebanyakan" (ordinary people).
Sementara, Elang.
Dia hidup "diketinggian"; banyak terpaan, cobaan, & rintangan yang dihadapi; tapi......
Dia bisa melihat jauh lebih luas dibandingkan ayam, bisa lebih tegar dibandingkan sekumpulan ayam.
Kembali lagi, hidup ini adalah pilihan.
Anda mau menjadi (sekedar) orang biasa-biasa (ordinary people) atau anda ingin menjadi orang luar biasa (extraordinary people).
Silahkan memilih jalan hidup anda.
Friday, February 8, 2008
Hidup Ini Adalah Keberanian
Dipuncak Mahameru, terpatri ungkapan hati seorang ksatria alm. Soe Hok Gie; Hidup adalah keberanian, menghadapi yang tanda tanya, tanpa bisa kita mengerti, tanpa bisa kita bertanya. Terimalah, dan hadapilah...................
Dalam literatur tiongkok, ada satu kisah yang sangat relevan dengan ungkapan tersebut.
Dikisahkan, jaman dahulu kala tinggal seorang kakek tua dengan seorang cucu-nya ditepi sebuah hutan. Cucu-nya sangat menginginkan seekor kuda sebagai tunggangannya, dia selalu menyempatkan diri bermain bersama anak-anak tetangganya untuk sekedar mengelus-elus kuda milik mereka.
Pada suatu malam, datanglah serombongan kuda liar ke rumah sang kakek, dan tanpa susah payah cucu-nya berhasil menangkap seekor diantaranya. Para tetangga-pun berdatangan, mengucapkan rasa gembira kepada sang kakek "Selamat ya kek, anda sekarang telah memiliki seekor kuda". Dengan tenang sang kakek menjawab "Bagaimana kalian tahu bahwa ini sebuah kebahagian ?".
Keesokan paginya, sang cucu asyik bermain kuda dengan teman-temannya. Karena kuda yang dimilikinya adalah kuda liar, maka dia-pun terjatuh dari punggung kuda hingga kakinya patah. Para tetangga-pun berdatangan dan mengucapkan belasungkawa kepada sang kakek "Kami turut bersedih atas musibah yang menimpa anda". Dengan tenang sang kakek menjawab "Bagaimana kalian tahu bahwa ini sebuah kesedihan ?".
Tak lama kemudian terjadi perang saudara. Semua pemuda diharuskan ikut wajib militer, & cucu sang kakek, karena patah kaki-nya maka tidak diwajibkan untuk ikut berperang.
Kita tidak akan pernah tahu, apa yang akan terjadi pada diri kita, satu detik, satu menit, satu jam, satu hari, satu bulan, ataupun satu tahun kemudian. Tapi kita harus yakini bahwa apa yang terjadi pada diri kita adalah yang terbaik yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Dalam literatur tiongkok, ada satu kisah yang sangat relevan dengan ungkapan tersebut.
Dikisahkan, jaman dahulu kala tinggal seorang kakek tua dengan seorang cucu-nya ditepi sebuah hutan. Cucu-nya sangat menginginkan seekor kuda sebagai tunggangannya, dia selalu menyempatkan diri bermain bersama anak-anak tetangganya untuk sekedar mengelus-elus kuda milik mereka.
Pada suatu malam, datanglah serombongan kuda liar ke rumah sang kakek, dan tanpa susah payah cucu-nya berhasil menangkap seekor diantaranya. Para tetangga-pun berdatangan, mengucapkan rasa gembira kepada sang kakek "Selamat ya kek, anda sekarang telah memiliki seekor kuda". Dengan tenang sang kakek menjawab "Bagaimana kalian tahu bahwa ini sebuah kebahagian ?".
Keesokan paginya, sang cucu asyik bermain kuda dengan teman-temannya. Karena kuda yang dimilikinya adalah kuda liar, maka dia-pun terjatuh dari punggung kuda hingga kakinya patah. Para tetangga-pun berdatangan dan mengucapkan belasungkawa kepada sang kakek "Kami turut bersedih atas musibah yang menimpa anda". Dengan tenang sang kakek menjawab "Bagaimana kalian tahu bahwa ini sebuah kesedihan ?".
Tak lama kemudian terjadi perang saudara. Semua pemuda diharuskan ikut wajib militer, & cucu sang kakek, karena patah kaki-nya maka tidak diwajibkan untuk ikut berperang.
Kita tidak akan pernah tahu, apa yang akan terjadi pada diri kita, satu detik, satu menit, satu jam, satu hari, satu bulan, ataupun satu tahun kemudian. Tapi kita harus yakini bahwa apa yang terjadi pada diri kita adalah yang terbaik yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Friday, February 1, 2008
Belajar Hidup, Sungguh Mahal
Uang sekolah-lu tuh 30 juta ! Kontan saya terperanjat, kaget, tidak menyangka, kondisi awal yang mereka ciptakan pada akhirnya telah menjustifikasi saya sebagai terdakwa. Subhannallah.
Saya coba merenung, berfikir.
Ternyata tidak ada lagi kejujuran, ketulusan, yang ada hanyalah kemunafikan, bohong membohongi demi meraih kilau harta duniawi.
Tidak ada sahabat, tidak ada saudara, dalam bisnis.
Yang ada hanyalah pemangsa dan korban, walau terkadang kondisi dan posisi-nya saling berbalik.
Satu kali sang pemangsa akan jadi korban, demikian sebaliknya.
Kondisi ini makin menguatkan, makin menaikan ghirah saya untuk segera memiliki bisnis sendiri yang berbasis kasih sayang, saling memberi & saling menerima dengan penuh keikhlasan.
Tapi benar ucapan di atas, ternyata biaya sekolah untuk mengetahui segala rahasia kehidupan ini sangat mahal rupanya.
Saya coba merenung, berfikir.
Ternyata tidak ada lagi kejujuran, ketulusan, yang ada hanyalah kemunafikan, bohong membohongi demi meraih kilau harta duniawi.
Tidak ada sahabat, tidak ada saudara, dalam bisnis.
Yang ada hanyalah pemangsa dan korban, walau terkadang kondisi dan posisi-nya saling berbalik.
Satu kali sang pemangsa akan jadi korban, demikian sebaliknya.
Kondisi ini makin menguatkan, makin menaikan ghirah saya untuk segera memiliki bisnis sendiri yang berbasis kasih sayang, saling memberi & saling menerima dengan penuh keikhlasan.
Tapi benar ucapan di atas, ternyata biaya sekolah untuk mengetahui segala rahasia kehidupan ini sangat mahal rupanya.
Tuesday, March 27, 2007
Mari Berbuat Baik
Assalamu'alaikum Wr. WB.
Alhamdulillah, kemajuan ICT (Information Communication & Technology) telah memungkinkan kita untuk bertemu di dunia maya ini. Banyak hal baik yang dapat kita lakukan disini. Berdiskusi, bertukar pikiran & berbagi untuk mewujudkan & merepresentasikan diri agar selalu menjadikan kita semakin bernilai baik dari hari ke sehari.
De Bono dalam salah satu bukunya pernah berujar "Apakah kalian menganggap pola atau cara berfikir kalian sama seperti warna bola mata, yang sudah hitam dan putih sejak lahir; ataukah dapat dilatih sama halnya seperti belajar berenang, belajar memasak atau belajar bersepeda ?".
Saya rasa kita sepakat dengan pilihan yang kedua. Karena, Masya Allah; Allah SWT telah memberikan kita berjuta-juta sel dalam otak yang dapat kita gunakan sepanjang kita mau. So, jangan pernah berhenti untuk berfikir dan terus berfikir untuk kebaikan selama hayat dikandung badan.
Demikian pengantar & perkenalan dari saya.
Wassalam,
Mursalin Nasser
Alhamdulillah, kemajuan ICT (Information Communication & Technology) telah memungkinkan kita untuk bertemu di dunia maya ini. Banyak hal baik yang dapat kita lakukan disini. Berdiskusi, bertukar pikiran & berbagi untuk mewujudkan & merepresentasikan diri agar selalu menjadikan kita semakin bernilai baik dari hari ke sehari.
De Bono dalam salah satu bukunya pernah berujar "Apakah kalian menganggap pola atau cara berfikir kalian sama seperti warna bola mata, yang sudah hitam dan putih sejak lahir; ataukah dapat dilatih sama halnya seperti belajar berenang, belajar memasak atau belajar bersepeda ?".
Saya rasa kita sepakat dengan pilihan yang kedua. Karena, Masya Allah; Allah SWT telah memberikan kita berjuta-juta sel dalam otak yang dapat kita gunakan sepanjang kita mau. So, jangan pernah berhenti untuk berfikir dan terus berfikir untuk kebaikan selama hayat dikandung badan.
Demikian pengantar & perkenalan dari saya.
Wassalam,
Mursalin Nasser
Subscribe to:
Posts (Atom)
